Selasa, 30 Maret 2021

Pengembangan media pembelajaran berbasis komputer


Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari kata “ medium “ yang berarti “ pengantar atau perantara “, dengan demikian dapat diartikan bahwa media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan. Menurut Gagne dalam Sadiman (2005:6), media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Arief S. Sadiman ( 1984:6 ) menjelaskan bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar seperti film, buku dan kaset. Asosiasi Pendidikan Nasional dalam Sadiman (2005:7) mengartikan bahwa media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer
` Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menyebabkan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau yang sering disebut Komputer (Information and communication technology). Pendidikan sebagai salah satu aspek kehidupan manusia juga ikut merasakan manfaat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam dunia pendidikan, Komputer juga dapat dimanfaatkan untuk memudahkan proses pencapaian tujuan pendidikan. Komputer atau TIK dapat dimanfaatkan salah satunya sebagai alat bantu pembelajaran. Bahkan lebih lanjut, suatu pembelajaran dalam dunia pendidikan dapat dilakukan dengan berbasis Komputer. Pembelajaran berbasis Komputer adalah pengelolaan pembelajaran dengan memanfaatkan perangkat (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) Komputer. Pemanfaatan perangkat Komputer juga sering diidentikkan dengan penggunaan jaringan situs internet, namun sebetulnya Komputer tidak terbatas pada perangkat komputer dan internet melainkan juga meliputi media informasi seperti televisi, radio, multimedia player, handphone dan beragam piranti Komputer lainnya.

Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Berbasis Komputer
Media pembelajaran dalam pembelajaran berbasis KOMPUTER dapat berupa:

Internet
Software Pembelajaran
E-mail
CD-ROM SumberInformasi
Jaringan
Pengolah Data (Database Spreadsheet)
Dekstop Publishing
Video Conference
Digital Scanner
Pengolah Kata (Word Processing)
Digital Camera
SumberInformasi On-line


Pembelajaran berbasis Komputer tentunya akan banyak terfokus pada pemanfaatan media pembelajaran berbasis Komputer. Penggunaan media pembelajaran yang berbasis Komputer tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam menggunakan media tersebut harus memperhatikan beberapa teknik agar media yang dipergunakan itu dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Selain itu agar penggunaan media tidak menyimpang dari tujuan pembelajaran. Ditinjau dari kesiapan pengadaannya, media dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu media jadi karena merupakan komoditi perdagangan yang terdapat di pasaran luas dalam keadaan siap pakai (media by utilization) dan media rancangan yang perlu dirancang dan dipersiapkan secara khusus untuk maksud dan tujuan pembelajaran tertentu. 
Prinsip-prinsip menerapkan pembelajaran berbasis Komputer
Agar pemanfaatan media pembelajaran berbasis Komputer tidak menyimpang dari tujuan pembelajaran, maka dalam menerapkan pembelajaran berbasis Komputer juga perlu memperhatikan beberapa prinsip. Prinsip-prinsip tersebut menurut Kwarta adalah sebagai berikut: 
Aktif: memungkinkan siswa dapat terlibat aktif oleh adanya proses belajar yang menarik dan bermakna.
Konstruktif: memungkinkan siswa dapat menggabungkan ide-ide baru kedalam pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya untuk memahami makna atau keinginan tahuan dan keraguan yang selama ini ada dalam benaknya.
Kolaboratif: memungkinkan siswa dalam suatu kelompok atau komunitas yang saling bekerjasama, berbagi ide, saran atau pengalaman, menasehati dan memberi masukan untuk sesama anggota kelompoknya.
Antusiastik: memungkinkan siswa dapat secara aktif dan antusias berusaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Dialogis: memungkinkan proses belajar secara inherent merupakan suatu proses sosial dan dialogis dimana siswa memperoleh keuntungan dari proses komunikasi tersebut baik di dalam maupun luar sekolah.
Kontekstual: memungkinkan situasi belajar diarahkan pada proses belajar yang bermakna (real-world) melalui pendekatan ”problem-based atau case-based learning&rdquo”
Reflektif: memungkinkan siswa dapat menyadari apa yang telah ia pelajari serta merenungkan apa yang telah dipelajarinya sebagai bagian dari proses belajar itu sendiri. {Jonassen (1995), dikutip oleh Norton et al (2001)}.
Multisensory: memungkinkan pembelajaran dapat disampaikan untuk berbagai modalitas belajar (multisensory), baik audio, visual, maupun kinestetik (dePorter et al, 2000).
High order thinking skills training: memungkinkan untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (seperti problem solving, pengambilan keputusan, dll.) serta secara tidak langsung juga meningkatkan KOMPUTER & media literacy (Fryer, 2001).

Manfaat Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer
Manfaat Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer, yakni:
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pembelajaran. Pembelajaran akan lebih efektif dan efisien bila menggunakan media dalam penyampaian materinya, terlebih media yang digunakan adalah media yang berbasis Komputer. 
Anak didik mampu mencipatakan sesuatu yang baru dan mampu memanfaatkan sesuatu yang telah ada untuk dipergunakan dengan bentuk dan variasi lain yang berguna dalam kehidupannya,. Dengan demikian mereka dengan mudah mengerti dan mamahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru kepada mereka. 
Mendorong anak didik dalam mengekspresikan gagasan sebagai wujud kreativitas dengan menggunakan media pembelajaran berbasis TIK
Mendorong guru untuk lebih kreatif dalam merancang media pembelajaran melalui Komputer
Memperluas kesempatan belajar, meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas belajar, meningkatkan kualitas mengajar, memfasilitasi pembentukan keterampilan, mendorong belajar sepanjang hayat berkelanjutan, meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen, serta mengurangi kesenjangan digital.

Faktor Pendorong dan Penghambat
Faktor Pendorong dan Penghambat dalam mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Dalam pengembangan media pembelajaran berbasis Komputer.
faktor pendorongnya
Tersedianya beragam pilihan perangkat Komputer (software dan hardware). 
Derasnya arus informasi dan model-model pembelajaran berbasis Komputer dari luar negeri melalui akses informasi di internet. 
Program pemerintah untuk merintis sekolah bertaraf internasional yang syarat dengan piranti Komputer. 
Perkembangan teknologi yang pesat dan mulai merambah seluruh lapisan masyarakat.
Adanya kesadaran diri dan motivasi dari pihak sekolah maupun guru dan siswa untuk maju dan mengembangkan diri. 
Tingginya tuntutan peningkatan kualitas SDM sebagi dampak dari globalisasi Selain faktor pendorong.

faktor penghambat
dalam pengembangan media pembelajaran berbasis Komputer juga terdapat penghambat yang diantaranya adalah:
Biaya pengadaan dan perawatan media berbasis Komputer masih tinggi
Diperlukan ahli atau teknisi atau orang yang berkompeten untuk mengenalkan bagaimana pemanfaatan media berbasis Komputer. 
Kualitas SDM (khususnya pengajar) di Indonesia masih rendah dan sebagian besar gaptek (gagap teknologi) khususnya media berbasis Komputer yang berupa perangkat komputer (software dan hardwarenya) dan internet.
Banyaknya variasi pilihan media pembelajaran berbasis Komputer sering menyebabkan kebingungan dalam menentukan media apa yang akan digunakan. 

Strategi pengembangan media pembelajaran berbasis Komputer
Dapat disusun strategi bagaimana mengolah materi untuk pengembangan media pembelajaran berbasis Komputer. Strategi ini meliputi: 
Seleksi buku Memilih buku yang akan menjadi acuan dengan mempertimbangkan isi materi, tingkat kesulitan, metodologi instruksional, dan integritas keilmuan penulis. 
Strukuturisasi Strukturisasi diawali dengan membuat proposisi dari teks dasar. Setelah menentukan proposisi utama, makro, dan mikro, langkah selanjutnya adalah mengalihkannya ke bentuk online, sehingga didapat sebuah model presentasi teks. 
Seleksi materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa Tidak semua materi yang ada dalam topic/materi diperlukan oleh siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan pemilihan kembali terhadap materi yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. 
Reduksi Reduksi materi yang akan diajarkan dengan cara penyederhanaan bahasa, visualisasi, dan penggunaan teknik histories dalam pemaparannya. Penyederhanaan bahasa dilakukan dengan mengabaikan hal-hal yang kurang relevan dengan kebutuhan siswa. visualisasi dilakukan dengan memberikan gambar dari suatu proses yang terjadi. Akan lebih mudah dipahami jika disajikan dalam bentuk gambar/visual.

DAFTAR PUSTAKA
Evi Apriyanti. (2009, September 3). Pengembangan Media Inovasi Berbasis KOMPUTER.http://blog.unila.ac.id KOMPUTER Community. (2009, Oktober 12). Pemanfaatan Media Berbasis KOMPUTER Terhadap Pembelajaran di Sekolah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMANFAATAN INTERNET (WEB) DALAM PEMBELAJARAN

  A.      PENGERTIAN WEBSITE Website adalah sebuah kumpulan halaman pada suatu domain di internet  yang dibuat dengan tujuan tertentu dan sa...